Keamanan dan Penjaminan Informasi

Keamanan dan Penjaminan Informasi

 

Saat ini dunia tengah berada dalam era informasi yang merupakan tahapan lanjutan dari era prasejarah, era agraris, dan era industri. Pada era informasi, keberadaan suatu informasi mempunyai arti dan peranan yang sangat penting bagi semua aspek kehidupan, serta merupakan salah satu kebutuhan hidup bagi semua orang baik individual maupun organisasi, sehingga dapat dikatakan bahwa dalam masyarakat informasi, informasi telah berfungsi sebagaimana layaknya aliran darah sumber kehidupan bagi tubuh manusia.

 

Salah satu temuan yang memberikan pengaruh paling besar dalam masyarakat informasi adalah ditemukannya internet. Hadirnya internet sebagai bentuk teknologi baru menyebabkan manusia tidak mampu terlepas dari arus komunikasi dan informasi. Internet telah menyebabkan terjadinya satu lompatan besar dalam kehidupan. Sama halnya dengan teknologi lainnya, internet tidak bebas nilai. Teknologi akan menjadi efektif jika kita memberi perhatian pada kegunaan dari teknologi yang disesuaikan dengan nilai-nilai sosial maupun pribadi serta adanya peraturan pemerintah yang melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkannya.

 

Terkait dengan internet terdapat sejumlah konsep yang berhubungan yaitu telematika, multimedia dan cyber space. Istilah telematika dikenal sebagai the new hybrid of technology yang muncul karena perkembangan teknologi digital yang membuat perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika semakin terpadu atau yang biasa disebut dengan konvergensi. Konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika tersebut akhirnya mendorong penyelenggaraan sistem elektronik berbasis teknologi digital yang kemudian di kenal dengan istilah the net. Konvergensi itu sendiri adalah merupakan gejala yang mengemuka dalam industri jasa Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang muncul sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi elektronika pada akhir abad 20.

 


Keamanan informasi menurut G. J. Simons adalah bagaimana usaha untuk dapat mencegah penipuan (cheating) atau bisa mendeteksi adanya penipuan pada sistem yang berbasis informasi, di mana informasinya sendiri tidak memiliki arti fisik. Aspek-aspek yang harus dipenuhi dalam suatu sistem untuk menjamin keamanan informasi adalah informasi yang diberikan akurat dan lengkap (right information), informasi dipegang oleh orang yang berwenang (right people), dapat diakses dan digunakan sesuai dengan kebutuhan (right time), dan memberikan informasi pada format yang tepat (right form). Dalam membuat program keamanan informasi ada prinsip dasar yang harus dipenuhi agar sistem tersebut handal.

 

-          Confidentiality (Kerahasiaan data)

 

Prinsip ini mensyaratkan data dapat terjaga kerahasiaannya, yakni informasi atau data dapat diakses hanya oleh pihak yang berhak. Jika dalam sebuah sistem informasi, ada informasi yang seharusnya hanya bisa diakses oleh pihak tertentu saja, akan tetapi ternyata dengan sebuah metode atau teknik tertentu akhirnya dapat diakses oleh pihak lain yang tidak berhak, maka sistem informasi tersebut dianggap tidak memenuhi unsur confidentiality.

 

Misalkan saja, database rekam medis pada sebuah rumah sakit yang pada asalnya informasi di dalamnya merupakan rahasia, hanya diketahui oleh pihak-pihak yang berhak saja, misalnya dokter dan pasien yang bersangkutan. Namun jika dengan suatu teknik atau metode tertentu, database rekam medis tersebut kemudian bocor sehingga orang yang awalnya tidak mengetahui rekam medis si-A kemudian menjadi tahu, maka hal yang seperti ini berarti sistem informasi yang dibangun tidak memenuhi unsur confidentiality atau kerahasiaan.

 

-          Integrity (Keutuhan data)

Prinsip ini mensyaratkan data dapat dijamin keutuhan datanya, yakni informasi atau data hanya dapat diubah oleh pihak yang berhak. Jika dalam sebuah sistem informasi ada informasi yang seharusnya hanya bisa diubah oleh si-A, akan tetapi dapat diubah oleh pihak-pihak lain, maka sistem informasi tersebut dianggap tidak memenuhi unsur integrity.

Misalkan saja, database akademik yang menyimpan nilai-nilai mata kuliah di sebuah kampus. Pada asalnya, yang berhak merubah nilai hanyalah petugas kampus yang telah ditentukan. Namun, jika dengan sebuah metode atau teknik tertentu kemudian ada siswa yang dapat merubah nilainya sendiri, maka berarti sistem database akademik di kampus tersebut tidak memenuhi unsur integrity.

 

-          Availability (Ketersediaan data)

Prinsip ini mensyaratkan bahwa data dapat diakses ketika dibutuhkan, yakni informasi atau data tersedia ketika dibutuhkan. Jika dalam sebuah sistem informasi, ketika pengguna akan mengakses data dan informasi malah tidak tersedia atau down misalnya, maka sistem informasi tersebut dianggap tidak memenuhi unsur availability.

 

Keamanan siber (kadang-kadang disebut keamanan teknologi informasi) mengacu pada sistem dan proses yang diperlukan untuk melindungi komputer, jaringan, dan perangkat seluler dari serangan siber berbahaya. Ini bertujuan untuk mencegah pelanggaran keamanan dan menghindari akses tidak sah ke informasi sensitif.

 

Serangan siber (cyber attack) adalah serangan berbahaya yang dilakukan oleh individu, kelompok, organisasi, maupun negara. Pihak-pihak ini menyasar sistem informasi perangkat komputer, jaringan, infrastruktur, atau perangkat pribadi yang biasanya bersumber anonim. Tujuannya adalah mencuri, mengubah, merugikan, bahkan menghancurkan target yang telah ditentukan dengan cara meretas.

 

-         Jenis serangan siber

 

Ada banyak jenis serangan siber atau dunia maya. Sebelum membahas apa saja macamnya, mari lihat terlebih dahulu metode serangan tersebut. Secara garis besar, metode serangan siber diklasifikasikan menjadi 4 yaitu:

 

  • Serangan pasif. Serangan pasif dilakukan secara diam-diam di mana pelaku mencoba menyembunyikan aktivitas mereka sehingga target tidak mengetahui jika ia sedang diserang. Serangan pasif biasanya digunakan untuk mengumpulkan atau mencuri informasi sensitif dalam spionase dunia maya.
  • Serangan aktif. Serangan aktif biasanya dilakukan secara agresif yang dimaksudkan untuk mengganggu atau menghancurkan perangkat pribadi jaringan, atau bahkan seluruh infrastruktur. Jenis serangan ini dapat menargetkan individu, organisasi, atau bahkan negara.
  • Serangan orang dalam. Seperti namanya, jenis serangan ini dilakukan oleh seseorang yang telah memiliki akses resmi ke sistem yang telah ditargetkan.
  • Serangan orang luar. Serangan orang luar dilakukan oleh orang-orang yang ada di luar batas tempat target berada. Orang luar dapat berkisar dari hacker kecil hingga negara yang sedang bermusuhan.

 

Selanjutnya, mari lihat jenis serangan yang ada dalam dunia maya. Meski ini hanya sebagian kecil dari banyaknya macam serangan siber yang ada, namun sudah mencakup jenis yang paling umum dilakukan oleh para penjahat dunia maya. Di bawah ini adalah daftar macam-macam serangan siber yang populer dilakukan:

 

Serangan DDoS. DDoS atau Distributed Denial of Service adalah serangan dunia maya yang dirancang untuk mengganggu layanan, server, atau jaringan dengan lalu lintas tersendiri. DDoS membanjiri target dengan menggunakan jaringan komputer yang terinfeksi sehingga layanan tidak mampu menerima lalu lintas yang sah. Jenis serangan ini dapat memperlambat layanan hingga merayapi atau menghapus sepenuhnya layanan tersebut.

 

Malware. Malware adalah istilah umum untuk perangkat lunak berbahaya apapun yang dirancang untuk merusak atau memanfaatkan siapa pun yang menjalankannya. Malware dapat berkisar dari perangkat lunak yang dijalankan secara diam-diam untuk mengumpulkan informasi tentang korban atau membombardir mereka dengan iklan yang mengganggu, hingga mengenkripsi dan menyandera data pengguna untuk mendapatkan tebusan.

 

 

 

Rekayasa sosial. Rekayasa sosial adalah trik pengguna untuk mengungkapkan data sensitif dengan menginstal Malware, atau mentransfer uang ke pelaku dengan memanfaatkan keadaan psikologis korban. Penjahat dunia maya biasanya memalsukan situs web atau pesan. Mereka menyamar sebagai tokoh terpercaya seperti orang terkenal untuk memanipulasi agar korban tertipu dan menuruti apa yang diinginkan oleh penjahat tersebut.

 

Serangan Man-in-the-middle. Serangan Man-in-the-middle menyerang korbannya dengan cara memotong komunikasi antara komputer pengguna dan penerima seperti aplikasi, situs web, atau pengguna lain. Setelah itu, penjahat dunia maya memanipulasi komunikasi korbannya dan mendapatkan data yang diinginkan.

 

Zero-day. Jenis serangan ini mengeksploitasi kerentanan dalam perangkat lunak atau jaringan yang biasanya berada dalam kondisi ‘zero’ (beberapa hari sebelum pembaruan dirilis).

 

Cross Site Scripting. Serangan ini dilakukan dengan cara memasukkan skrip berbahaya ke dalam situs web yang dapat dipercaya untuk mengumpulkan data pribadi penggunanya. Biasanya, skrip bekerja dengan cara menyalin informasi yang diketik oleh korban pada kredensial masuk sebuah situs.

 

Injeksi SQL. Injeksi SQL atau Injeksi Structured Query Language adalah trik yang biasanya ada dalam suatu situs untuk menafsirkan dan menindaklanjuti kode SQL berbahaya. Dengan cara ini, pelaku bisa mendapatkan situs untuk menyerahkan informasi yang seharusnya dirahasiakan.

 

-         Cara mencegah ancaman dunia maya;

 

Gunakan Antimalware. Ini merupakan garis pertahanan pertama dari perangkat lunak berbahaya untuk melindungi perangkat Anda.

 

Selalu perbarui perangkat lunak. Pembaruan tidak hanya mendapatkan fitur yang terbaru. Ini juga berisi patch kerentanan penting yang bisa disalahgunakan oleh penjahat.

 

Gunakan VPN. Selalu gunakan VPN kapan pun Anda terhubung dengan internet dan jaringan Wi-Fi publik. VPN dapat mengenkripsi koneksi internet Anda sehingga tidak ada yang bisa mengintai aktivitas di internet

.

Jangan pernah membuka tautan yang tidak dikenal. Sebelum mengklik tautan yang menawarkan Anda mendapatkan hadiah atau uang, pertimbangkan apakah itu benar realita. Rekayasa sosial biasanya berkedok hadiah menggiurkan agar korban tertipu dan mengunduh Malware.

 

 

-         Kesimpulan


            Dengan terpenuhinya aspek-aspek sistem keamanan informasi dan prinsip dasar penyusunan program keamanan informasi tersebut maka sumber daya informasi terjamin dan terlindungi dari ancaman pihak-pihak yang tidak berwenang yang akan memanfaatkan data dan informasi untuk kepentingan yang merugikan organisasi atau perusahaan.

 

Dan untuk mencegah terjadinya cyber attack, maka perusahaan perlu melakukan cyber security, yaitu proses perlindungan sistem, data, jaringan, dan program dari ancaman atau serangan digital. Nah, dalam cyber security ini terdapat beberapa elemen yang sangat dibutuhkan, terutama untuk memastikan bahwa cyber security sudah benar-benar aman. Elemen-elemennya adalah: Application security, Information security, Network security, Disaster recovery/business continuity planning, Operational security, dan End-user education.

 

Ingin Menjadi Hacker? Pelajari Dulu Dasar-Dasar Jaringan Ini

Dalam praktik lapangan, tanpa mengenal ilmu jaringan agak mustahil bagi Calon Hacker untuk melakukan peretesan, apalagi jika targetnya tidak berada di jaringan yang sama, maka semakin banyak pula yang harus diketahui si hacker tentang ilmu jaringan komputer.
Gambar terkait
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas jaringan dasar minimal yang harus dikuasai jika anda ingin belajar menjadi Hacker. pertama :

Mempelajari IP ADDRESS


IP address atau Internet Protocol Address adalah sistem peng-alamatan suatu perangkat dengan menggunakan angka sebagai identitas. IP ADDRESS sudah pernah dibahas lengkap pada artikel Pengertian IP Address .

Jaman sekarang semua perangkat digital telah diberikan kartu jaringan sehingga dapat memiliki ip addressnya masing masing, itu sebabnya semua perangkat tersebut dapat berkomunikasi satu sama lain melalui jaringan internet.
IP address yang biasa digunakan umumnya terbagi menjadi tiga kelas, yaitu:
Kelas A: 1.0.0.0 – 126.255.255.255
Kelas B: 128.0.0.0 – 191.255.255.255
Kelas C: 192.0.0.0 – 223.255.255.255
(yang bercetak tebal adalah Network, dan yang tidak adalah bagian Host.)
Pemilihan kelas IP Address untuk jaringan lokal biasanya didasari oleh jumlah network dan hostnya. (silahkan baca artikel pengertian IP Address untuk memahami apa itu network dan host). Misalnya perusahaan MDC hanya memiliki 2 cabang dan untuk setiap cabangnya dibutuhkan banyak sekali IP Address maka yang dipilih adalah kelas A karena jumlah hostnya yang sangat besar .
Misalnya lagi perusahaan MRTS memiliki cabang yang banyak sekali namun tiap cabangnya hanya memerlukan sedikit sekali ip maka kelas C bisa jadi pilihan karena jumlah networknya yang besar dan hostnya yang sedikit.
IP address yang banyak dipakai saat ini adalah versi 4 , penulisannya seperti yang kita bisa liat di atas. meskipun bisa menghasilkan milyaran angka ternyata jumlah IP Address tersebut terbatas dan dianggap kurang jika dibandingkan dengan jumlah manusia saat ini.
Oleh karenanya sistem membuat agar ada IP Address yang bisa diulang dan diulang lagi pada jaringan lokal masing-masing tempat.
IP Address tersebut disebut IP lokal. tentu saja IP Address tersebut tidak dapat di gunakan sebagai identitas di Internet. tujuan pembuatan ip lokal adalah agar kebutuhan ip address disemua perangkat terpenuhi.
ini contoh dari ip address yang biasanya di pakai di jaringan lokal :
10.0.0.0 – 10.255.255.255
172.16.0.0 – 172.31.255.255
192.168.0.0 – 192.168.255.255
Lalu bagaimana caranya agar jaringan lokal tadi bisa terhubung ke internet ?
Untuk dapat berkomunikasi ke Internet ip lokal tadi harus dirubah kedalam bentuk IP Public menggunakan bantuan perangkat NAT .
Sampai disini setidaknya kita bisa membedakan yang mana IP LOKAL dan yang mana IP PUBLIC.
Untuk lebih jelasnya silahkan baca pengertian IP ADDRESS yang pernah saya post juga disini

Belajar NAT

NAT atau Network Address Translation adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk membuat IP lokal anda menjadi diwakili oleh satu IP Address yang lain.
Dalam networking fungsi NAT digunakan agar jaringan lokal kita terhubung dengan jaringan internet. Nat ini merupakan salah satu fitur didalam router.
Misal di sebuah kantor A (ip public 36.66.228.222) anda memakai komputer dengan ip lokal 192.168.1.19 untuk browsing, maka ip address anda dan teman teman satu kantor anda yang terdeteksi di internet adalah ip public kantor anda yaitu 36.66.228.222
Dengan kata lain di Internet ip lokal tersebut diwakilkan oleh IP Public.
lalu bagaimana caranya agar koneksi dari luar bisa di arahkan ke salah satu komputer kita yang menggunakan IP Lokal ?
hal ini sering ditanyakan oleh calon hacker yang mencoba metasploit dan tool-tool pentest lainnya.
Jawabnya, NAT dapat pula ditugaskan untuk menangani hal tersebut. misalnya dengan melakukan port forwarding akan membuat koneksi dari luar yang mengakses ke ip publik akan diteruskan ke ip lokal yang anda tentukan beserta dengan portnya.

PORT

Kita sudah mengetahui fungsi dari IP Address yaitu sebagai identitas perangkat. nah port adalah turunan dari identitas perangkat itu yang biasanya mewakili service-service yang ada di perangkat tersebut.
port di tulis dibelakang ip address dan dipisahkan tanda “titik dua” seperti ini,
192.168.1.5:5900 , dimana 5900 adalah port dari service VNCSERVER.
analoginya IP address merupakan alamat sebuah apartement lalu port adalah nomer-nomer apartment nya.
Di apartment 22 ada ibu bernama sisih yang kerjanya jalan jalan dan selalu menggunakan baju berlapis lapis. sedangkan apartment 80 ada bapak wowo pemilik tokobuku. maka kalau anda mencari buku anda harus menuju kamar 80.
Sedikitnya ini port default yang sebaiknya anda ingat
20 FTP
21 FTP
22 SSH
23 Telnet
25 SMTP
53 DNS
80 HTTP
88 Kerberos
110 POP3
123 NTP
135 Microsoft’s RPC
137-139 Microsoft’s NetBIOS
143 IMAP
161 SNMP
389 LDAP
443 HTTPS or HTTP over SSL
445 SMB
514 syslog
3389 RDP
5900 VNCSERVER
5901 VNCSERVER
Penomoran port tersebut tertulis seperti diatas secara default, namun administrator jaringan bisa saja menggantinya dengan angka lain dengan alasan keamanan.
Biasanya Hacker menggunakan tool tambahan untuk melihat port apa saja yang terbuka dengan menggunakan nmap sehingga service apa saja yang dijalankan di mesin target dapat diketahui.
Contohnya, pada service http data yang berlalu lalang tidak terenkripsi sehingga memiliki kerentanan terhadap tool pemantau data seperti Wireshark, dalam hal ini password atau data sensitif yang anda unggah bisa jadi sedang diawasi oleh hacker. Teknik tersebut biasa disebut dengan SNIFFING. Berbeda dengan http, https melakukan enkripsi sehingga lebih aman.

Mengerti DHCP

Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berfungsi untuk membagikan atau meminjamkan alamat IP Address secara otomatis kepada client komputer yang terhubung.
Jika jaringan kita tidak memiliki DHCP Server maka dibutuhkan settingan manual pada tiap-tiap komputer yang ada di jaringan tersebut.
Dengan menggunakan server dhcp maka alamat ip yang akan di bagikan akan dinamis atau berubah-ubah sesuai range yang di atur sang administrator, mekanisme inilah yang diterapkan pada pembagian IP Jaringan Seluler atau ISP (Internet Service Provider) yang tidak memberikan fitur ip public statis seperti speedy, indihome dsb.
Jadi pada umumnya ip public yang didapatkan dari ISP akan berubah ubah atau tidak tetap.
sedangkan anda membutuhkan ip public statis untuk menjadi server di internet.
Contoh kasus : Dengan tipu daya psikologi yang anda miliki anda berhasil membujuk agar teman anda menginstall aplikasi android yang sejatinya mengandung backdoor. Pada backdoor tersebut telah anda setting LHOST sesuai IP PUBLIC anda.
(anda bisa mengecek ip public di whatismyip)
Maka mungkin anda berhasil mengeksploitasi target untuk sementara waktu, tetapi pada kesempatan berikutnya ternyata IP PUBLIK anda berubah karena IP tersebut merupakan IP Public yang Dinamis. Otomatis backdoor yang tertanam menjadi tidak berguna karena konfigurasinya menuju IP yang sudah berbeda.
Dalam belajar menjadi Hacker, prosesnya cukup panjang. Poin-poin yang dibahas diatas hanya sebagai pembuka. Artinya anda harus mendalaminya lagi satu persatu.

Memahami Pengertian IP Address dan Cara Setting IP

Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung di dunia. Agar dapat berkomunikasi dan bertukar data, antar komputer ini membutuhkan alamat sebagai identitas pengenal. Alamat itulah yang secara global disebut dengan IP Address.



Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang Pengertian IP Address. Harapannya setelah belajar dari artikel ini anda dapat mengerti seluk beluk IP Address sehingga memahami betul cara setting IP.

Pengertian IP Address (Internet Protocol Address)



IP Address adalah alamat atau identitas numerik yang diberikan kepada sebuah perangkat komputer agar komputer tersebut dapat berkomunikasi dengan komputer lain.

Alamat atau Identitas tersebut berupa nomer yang terdiri dari 4 blok bilangan desimal yang nilainya terbatas dari angka 0 sampai 255. Contohnya seperti gambar yang tampil dibawah ini.


loopback ip
Anda akan mengerti kenapa bilangan desimal yang digunakan hanya sampai 255 setelah selesai membaca keseluruhan artikel ini.

Bagaimana IP Address diberikan ?

Sebuah IP address sebenarnya tidak diberikan pada unit komputernya, melainkan kepada sebuah Interface Jaringan di dalam komputer itu.

Misalnya, sebuah komputer / CPU bisa saja memiliki dua buah interface jaringan sehingga memiliki dua buah IP Address. Pada CPU Interface jaringan tambahan yang dimaksud biasanya berupa Lan Card.


gambar lan card
Dalam suatu Jaringan Komputer, IP Address harus unik alias tidak boleh sama persis dengan IP pada interface yang lain. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari adanya kesalahan pengiriman data.



Bentuk sebenarnya IP Address

Komputer sebenarnya hanya mengenal pengkodean on dan off (digital), oleh karenanya semua data yang dikirim dan terima adalah bilangan biner (hanya nol dan satu).

Misalnya ketika mengirim huruf Z maka melalui media kabel utp diciptakan kondisi on dan off yang sangat cepat (ketika kabelnya dialiri listrik dianggap 1 dan ketika tidak dialiri listrik dianggap 0) sehingga membentuk angka angka biner 10100100. Setelah data biner sampai ke komputer tujuan barulah diterjemahkan kembali kedalam bentuk huruf.

Sama seperti hal diatas, bentuk IP Address yang berupa bilangan desimal sebenarnya adalah bilangan biner yang diterjemahkan agar mudah di ingat manusia. pada setiap titik pemisah ip address adalah terdiri dari 8 bilangan biner sehingga totalnya menjadi 32 bit biner.

contoh penulisan ip address = 192.168.1.1

sebenarnya adalah = 11000000.10101000.00000001.00000001

ketika kita masih SMA pasti sudah diajarkan cara mengkonversi bilangan biner ke desimal bukan ? Nah ilmu tersebut ternyata dipakai dalam belajar IP Address ini.



Versi IP Address

Versi IP Address yang sedang kita bahas adalah IP Address versi 4.

Faktanya versi itulah yang paling banyak digunakan pada saat ini meskipun sebenarnya sudah ada yang lebih baru yaitu IPv6.

Perbedaannya keduanya adalah pada jumlah bit yang digunakan masing masing versi.

Pada IPv4 terdapat 32 bit biner sedangkan IPv6 128 bit. Artinya IPv6 memungkinkan IP Address unik untuk jumlah yang sangat besar. Namun kelemahannya akan sangat sulit untuk di hafal manusia.

agar tidak melebar, saya mengunci agar bahasan ini fokus kepada IPv4 saja.



Pengertian Network dan Host


properties ip pada windows
Sebuah IP address sebenarnya terbagi menjadi dua porsi yaitu porsi Network dan porsi Host. Network merupakan bagian IP address yang menunjukan alamat atau id sebuah jaringan. Sedangkan bagian Host adalah bagian yang menunjukkan alamat komputer didalam jaringan tadi.

berkaitan dengan itu, ada beberapa aturan, antara lain :

Semua alamat network tersebut harus sama jika kita ingin komputer-komputer itu bisa saling terkoneksi tanpa bantuan router.
Dalam sebuah network tidak boleh ada host yang sama nilainya.
Bagaimana caranya agar kita bisa mengetahui porsi Network dan host pada IP Address ? jawabannya adalah tergantung nilai subnetmask nya.Mengenai subnet mask sudah saya bahas pada artikel Pengertian Subnet Mask dan Prefix . Dengan membaca artikel itu anda akan mengerti bahwa porsi network ditandai dengan bilangan biner 1 dan porsi host bilangan 0.

Pada IP address kelas C biasanya memakai subnet mask 255.255.255.0 (kalau bentuk binernya adalah 1111111.1111111.111111.0000000) dengan kata lain, jika ip yang kita gunakan adalah 192.168.1.1 maka 192.168.1 nya adalah network dan 1 adalah host.

dibawah ini ada sedikit contoh penerapan ip address :


contoh sederhana penerapan ip address


Dalam penerapan ip address terdapat dua buah ip yang tidak boleh digunakan pada Host yaitu semua 0 dan semua 1 dalam bilangan biner.
jadi setiap Host tidak boleh

00000000 = 0 atau 11111111 = 255

karena alamat semua 0 pada Host merupakan IP NETWORK dan semua 1 pada Host adalah IP BROADCAST. Sehingga bisa dikatakan ip yang bisa dipakai pada Host adalah 1 sampai 254 saja.
contoh ip yang tidak diperbolehkan :

00001010.00001010.00000011.00000000 = 10.10.3.0
00001010.00001010.00000011.11111111 = 10.10.3.255

Fungsi IP yang berakhiran 0 (host 0) adalah sebagai network, IP ini akan dipakai ketika kita melakukan setting pada router. sehingga ketika routing (menjalurkan) dengan tujuan suatu range IP (misal 192.168.1.1 sampai 192.168.1.254) kita tinggal menyebut IP Networknya saja (192.168.1.0).

Fungsi IP berakhiran 255 (host 255) adalah sebagai broadcast. secara otomatis fungsinya adalah berteriak teriak kepada jaringan yang lain “mau nyari ip ini, dia ada di jaringanku !”



Kelas IP Address

Karena banyaknya kemungkinan angka IP Address yang bisa digunakan maka diperlukan aturan dalam pendistribusi-annya. Oleh karena itu IP Address di bagi ke dalam kelas kelas tertentu berdasarkan jumlah Network dan Host nya.

Pembagian kelas IP Address bisa dibaca di NETWORKING DASAR UNTUK CALON HACKER . Dengan membaca artikel tersebut anda juga akan mengetahui perbedaan IP public dan IP local.

Secara garis besar terdapat tiga kelas yang sering digunakan yaitu kelas A, B dan C. Perbedaan diantara ketiganya adalah jumlah Host dan Network.

Kelas IP Address yang paling banyak digunakan pada jaringan lokal adalah kelas C. Alasannya, karena jumlah host yang bisa dipakai tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak, yaitu 254 host IP Address. IP tersebut bisa bernilai 192.0.0.0 sampai dengan 223.255.255.255

Pada jaringan lokal anda akan banyak menjumpai IP 192.168.0.0 sampai dengan 192.168.255.255 . IP Address itu termasuk kedalam kelas C.





Cara Setting IP Address

Sampai disini anda sudah mengetahui bentuk IP yang sebenarnya dan apa itu Subnet mask. Sedangkan untuk menyeting IP anda membutuhkan beberapa kolom isian lagi yang harus dipahami, yaitu defaulit gateway dan dns.

Kolom Gateway bisa diisikan dengan alamat router. Router itu sendiri berfungsi untuk menjebatani antara jaringan anda dengan jaringan yang lain seperti jaringan lokal anda dan jaringan internet. Maka agar komputer yang anda setting bisa terhubung ke internet harus di setting alamat IP Router pada default gateway.

Modem yang diberikan oleh isp juga dianggap sebagai router, sehingga untuk terhubung ke internet kita tinggal mengisikan alamat modem pada gateway. Biasanya 192.168.1.1

Sedangkan DNS adalah sebuah server yang berfungsi untuk menerjemahkan domain ke alamat IP. Misalnya ketika anda mengunjungi meretas.com sebenarnya anda mengakses ke alamat IP tertentu di internet. Selengkapnya tentang DNS

Untuk menyeting IP di sistem operasi windows anda bisa menuju ke Control Panel > Network and Internet > Network Connection > Local Area Connection lalu pilih IPv4 dan isikan apa yang sudah anda pelajari pada artikel ini.

Sedangkan untuk setting IP pada sistem operasi linux, karena sedikit panjang sepertinya membutuhkan artikel khusus yang akan saya publish dilain kesempatan.


Sumber: http://www.meretas.com/pengertian-dan-cara-setting-ip-address/

Pengertian Ilmu Komputer

Ilmu Komputer


Ilmu komputer (bahasa Inggris: Computer Science), Secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisis abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun, kedua istilah tersebut sering disalah artikan oleh banyak orang.
Tesis Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer neuralkomputer DNA, dan komputer kuantum) serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random and komputer oracle).
Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman).
Ilmu komputer berakar dari elektronikamatematika dan linguistik. Dalam tiga dekade terakhir dari abad 20, ilmu komputer telah menjadi suatu disiplin ilmu baru dan telah mengembangkan metode dan istilah sendiri.
Departemen ilmu komputer pertama didirikan di Universitas Purdue pada tahun 1962. Hampir semua universitas sekarang mempunyai departemen ilmu komputer.
Penghargaan tertinggi dalam ilmu komputer adalah Turing Award, pemenang penghargaan ini adalah semua pionir di bidangnya.
Edsger Dijkstra mengatakan:
Ilmu komputer bukan tentang komputer sebagaimana astronomi bukan tentang teleskop
Fisikawan Richard Feynman mengatakan:
Ilmu komputer umurnya tidak setua fisika; lebih muda beberapa ratus tahun. Walaupun begitu, ini tidak berarti bahwa "hidangan" ilmuwan komputer jauh lebih sedikit dibanding fisikawan. Memang lebih muda, tapi dibesarkan secara jauh lebih intensif!

Catatan tentang istilah 'Informatika' dan 'Ilmu komputer'

Dalam bahasa Indonesia, istilah Informatika diturunkan dari bahasa Perancis informatique, yang dalam bahasa Jerman disebut Informatik. Sebenarnya, kata ini identik dengan istilah computer science di Amerika Serikat dan computing science di Inggris. Namun, istilah informatics dalam bahasa Inggris memiliki makna yang sedikit berbeda, yaitu lebih menekankan pada aspek pengolahan informasi secara sistematis dan rasional.

Hubungan Informatika dengan bidang lain

Ilmu komputer berkaitan erat dengan beberapa bidang lain. Bidang-bidang ini tidak benar-benar terpisah, sekalipun mempunyai perbedaan penting.

Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.

Ilmu Informasi

Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, mencakup bagaimana menginterpretasi, menganalisis, menyimpan, dan mengambil kembali. Ilmu informasi dimulai sebagai dasar dari analisis komunikasi dan basis data.

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak pada prinsipnya menekankan pada tahapan-tahapan pengembangan suatu perangkat lunak yakni : Analisis, Desain, Implementasi, Testing dan Maintenance. Pada tahap yang lebih luas Rekayasa Perangkat Lunak mengacu pada Manajemen Proyek pengembangan Perangkat Lunak itu sendiri dengan tetap memperhatikan tahapan-tahapan pengembangan sebelumnya.
Dalam pengembangannya perangkat lunak memiliki berbagai model yaitu model water fall ('model konvensional' sebagai model terdahulu yang dikembangkan dan karena model water fall nyaris sama dengan siklus hidup pengembangan sistem), model prototype ('model yang disukai oleh user dan pengembang), model sequensial linear, model RAD 'rapid aplikation model', model 'formal method' atau 'metode formal' disini sebelum diadakannya implementasi terlebih dahulu rancangan model yang dibuat diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi kesalahan - kesalahan pada saat implementasi.

Rekayasa Komputer(Rekayasa Perangkat Keras)

Rekayasa Komputer adalah ilmu yang mempelajari analisis, desain, dan konstruksi dari perangkat keras komputer.
Ilmu yang mempelajari segala aspek pembuatan, konstruksi, pemeliharaan perangkat lunak.

Keamanan Informasi

Keamanan Informasi adalah ilmu yang mempelajari analisis dan implementasi dari keamanan sistem informasi (termasuk Kriptografi).

Cabang Ilmu Utama Informatika

Dasar Matematika

Teori Ilmu Komputer

Perangkat Lunak

Organisasi Sistem Komputer

(lihat juga elektronika)

Data dan Sistem Informasi

Metodologi Komputasi

Aplikasi Komputer



sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_komputer